Panduan

Pembukaan Kantor Cabang (KC) / Peningkatan Status Menjadi KC Bank Umum di Dalam Negeri

Ketentuan Terkait Kelembagaan 

a.      PBI Bank Umum : http://www.ojk.go.id/id/kanal/perbankan/regulasi/peraturan-bank-indonesia/Pages/peraturan-bank-indonesia-nomor-13-27-pbi-2011

b.     PBI Modal Inti : http://www.ojk.go.id/id/kanal/perbankan/regulasi/peraturan-bank-indonesia/Pages/peraturan-bank-indonesia-nomor-14-26-pbi-2012

c.      PBI LKPBU : http://www.ojk.go.id/id/kanal/perbankan/regulasi/peraturan-bank-indonesia/Pages/peraturan-bank-indonesia-nomor-14-12-pbi-2012

d.     SE Bank Umum: http://www.ojk.go.id/id/kanal/perbankan/regulasi/surat-edaran-bank-indonesia/Pages/surat-edaran-bank-indonesia-nomor-14-4-dpnp

e.      SE Modal Inti: http://www.ojk.go.id/id/kanal/perbankan/regulasi/surat-edaran-bank-indonesia/Pages/surat-edaran-bank-indonesia-nomor-15-7-dpnp

 

Pembukaan Kantor Cabang (KC) / Peningkatan Status Menjadi KC Bank Umum di Dalam Negeri

a.    Daftar dokumen yang wajib disampaikan (checklis):

1.

Permohonan diajukan oleh Direksi bank atau pejabat selain Direksi bank sepanjang telah diatur dalam ketentuan internal bank mengenai pendelegasian wewenang bank.

2.

Rencana persiapan operasional paling kurang berupa:

a)      Dokumen bukti penguasaan gedung kantor.

b)     Daftar aktiva tetap dan inventaris.

c)      Foto gedung kantor termasuk ruang khazanah.

d)     Tata letak (layout) ruangan kantor.

e)      Struktur organisasi KC.

f)       Kesiapan SDM.

g)     Kesiapan jaringan telekomunikasi.

h)     Contoh formulir/warkat yang akan digunakan dalam operasional.

3.

Hasil studi kelayakan yang paling kurang memuat:

a)      Potensi ekonomi.

b)     Peluang pasar.

c)      Tingkat persaingan yang sehat antar bank.

d)     Tingkat kejenuhan jumlah bank.

4. 

Rencana bisnis KC paling kurang selama 12 (dua belas) bulan pertama beroperasi, yang paling kurang memuat:

a)      Rencana penghimpunan dana.

b)     Rencana penyaluran dana.

c)      Strategi pencapaiannya.

d)     Proyeksi keuangan KC.

 

b.   Penyampaian Permohonan:

Wilayah kerja Kantor Regional 1 (Jabodetabek & Banten)

Wilayah kerja Kantor Regional 1 (Jabodetabek & Banten)

Departemen Perizinan dan Informasi Perbankan (DPIP)

Departemen Pengawasan Bank (DPB)

Luar wilayah kerja Kantor Regional 1 (Jabodetabek & Banten)

Departemen Perizinan dan Informasi Perbankan (DPIP)

-  Departemen Pengawasan Bank (DPB)

Kantor OJK setempat   dimana KC yang akan dibuka berada

Luar wilayah kerja Kantor Regional 1 (Jabodetabek & Banten)

Wilayah kerja Kantor OJK yang mewilayahi Kantor Pusat Bank

Kantor OJK yang mewilayahi Kantor Pusat Bank

 

Luar wilayah kerja Kantor OJK yang mewilayahi Kantor Pusat Bank

Kantor OJK yang mewilayahi Kantor Pusat Bank

Kantor OJK setempat dimana KC yang akan dibuka berada

 

c.   Tindak lanjut persetujuan:

1.    Pelaksanaan pembukaan KC atau peningkatan status menjadi KC wajib dilakukan paling lama 30 (tiga puluh) hari kerja sejak tanggal izin dari OJK. Apabila dalam jangka waktu tersebut bank tidak melaksanakan pembukaan KC atau peningkatan status menjadi KC dimaksud, maka izin menjadi tidak berlaku.

2.    Pelaksanaan pembukaan KC atau peningkatan status menjadi KC wajib dilaporkan kepada OJK melalui mekanisme pelaporan sebagaimana diatur dalam ketentuan mengenai laporan kantor pusat  bank umum.

 

Lampiran Penjelasan



OJK e-Licensing v1.0 © 2019 - Otoritas Jasa Keuangan.

Tampilan terbaik dengan Browser Chrome